Kategori: Bisnis

  • Nvidia Gaet Samsung, SK Hynix, dan Micron Kembangkan Memori AI Baru

    Nvidia Gaet Samsung, SK Hynix, dan Micron Kembangkan Memori AI Baru

    Dalam ajang Nvidia GTC 2025, dua raksasa produsen memori, Micron dan SK Hynix, memperkenalkan solusi terbaru mereka, SOCAMM. Ini adalah jenis modul memori baru yang dirancang khusus untuk platform AI Nvidia, Grace Blackwell. Dengan hadirnya teknologi ini, Intel dan AMD tampaknya harus gigit jari karena SOCAMM tidak kompatibel dengan sistem mereka. SOCAMM, atau Small Outline…

  • CEO Cemas Dipecat Jika AI Gagal Bantu Profit Bisnis

    CEO Cemas Dipecat Jika AI Gagal Bantu Profit Bisnis

    Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa hampir tiga dari empat CEO di dunia merasa khawatir akan kehilangan pekerjaan mereka jika teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak dapat memberikan profit bisnis yang signifikan. Survei tersebut melibatkan lebih dari 500 CEO dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Jerman untuk melihat dampak AI terhadap kepemimpinan. Menurut laporan tersebut, 74% CEO…

  • Minimnya Pelatihan AI di Tempat Kerja

    Minimnya Pelatihan AI di Tempat Kerja

    Generative Artificial Intelligence (GenAI) memang tengah mengguncang dunia kerja di Asia Tenggara, tapi ada satu masalah besar yang masih menghambat pemanfaatannya, yaitu kurangnya pelatihan yang terstruktur untuk para pekerja. Meskipun banyak pekerja sudah mulai menggunakan teknologi ini dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka, ternyata masih banyak perusahaan yang belum memberikan pelatihan atau pedoman yang cukup.…

  • Nvidia Akan Jadi Pabrik AI

    Nvidia Akan Jadi Pabrik AI

    Dalam sebuah pernyataan mengejutkan di acara GTC di San Jose, CEO Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan bahwa perusahaannya kini bukan sekadar penjual chip, tetapi sudah berevolusi menjadi perusahaan yang membangun infrastruktur AI. “Nvidia adalah perusahaan infrastruktur AI. Kami bukan hanya ‘beli chip, jual chip’,” ujar Huang kepada para jurnalis. Pernyataan ini muncul sehari setelah Nvidia memperkenalkan…

  • Pabrik Baterai EV Northvolt Bangkrut, Rencana Jadi Raja Baterai Eropa Kandas

    Pabrik Baterai EV Northvolt Bangkrut, Rencana Jadi Raja Baterai Eropa Kandas

    Kabar kurang sedap datang dari dunia industri baterai mobil listrik. Northvolt, perusahaan asal Swedia yang digadang-gadang bakal jadi pesaing utama pabrikan China seperti CATL dan BYD, resmi bangkrut. Perusahaan yang didirikan oleh dua mantan eksekutif Tesla ini mengumumkan kebangkrutannya pada Rabu setelah gagal mendapatkan pendanaan tambahan. Padahal, sebelumnya mereka sudah berusaha mencari berbagai cara agar…

  • Google Minta Pelonggaran Aturan AI

    Google Minta Pelonggaran Aturan AI

    Google baru-baru ini merilis proposal kebijakan AI yang meminta aturan lebih longgar terkait hak cipta dan ekspor teknologi. Perusahaan ini berpendapat bahwa penggunaan materi berhak cipta dalam pelatihan AI harus dianggap sebagai “fair use” atau penggunaan wajar. Google juga menentang pembatasan ekspor teknologi AI yang dianggap bisa menghambat daya saing ekonomi Amerika Serikat. Mereka mengajak…

  • Kekhawatiran Rakyat Taiwan Usai TSMC Berinvestasi Rp. 1600 Triliun di Amerika

    Kekhawatiran Rakyat Taiwan Usai TSMC Berinvestasi Rp. 1600 Triliun di Amerika

    Keputusan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk berinvestasi sebesar $100 miliar (sekitar Rp. 1600 triliun) di Amerika Serikat (AS) menuai reaksi beragam di Taiwan. Beberapa pihak di Taiwan khawatir jika langkah ini akan mengancam keamanan negara mereka, bahkan ada yang merasa pemerintah Taiwan seolah “menjual” TSMC kepada Donald Trump sebagai “biaya perlindungan.” Presiden AS Donald…

  • Niantic Jual Divisi Game ke Scopely Milik Saudi Senilai Rp. 57 Triliun

    Niantic Jual Divisi Game ke Scopely Milik Saudi Senilai Rp. 57 Triliun

    Niantic, perusahaan di balik game populer Pokemon Go, resmi menjual divisi game mereka ke Scopely, perusahaan yang dimiliki oleh Arab Saudi, dengan nilai fantastis $3,5 miliar (sekitar Rp. 57 Triliun). Keputusan ini diambil setelah Niantic kesulitan mengulang kesuksesan besar Pokemon Go yang meledak pada 2016 lalu. Beberapa game mereka, seperti Harry Potter: Wizards Unite, kurang…