Pasar properti mewah di Florida Selatan kembali mencatat sejarah baru. Mark Zuckerberg dilaporkan membeli sebuah kompleks hunian tepi laut di kawasan eksklusif Indian Creek, Florida, dengan nilai transaksi mencapai sekitar 170 juta dolar AS. Nilai tersebut menjadikan pembelian ini sebagai penjualan rumah paling mahal yang pernah terjadi di wilayah Miami-Dade County.
Kawasan Indian Creek sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi paling eksklusif di Amerika Serikat. Pulau kecil yang terletak di utara Miami Beach itu sering dijuluki “Billionaires’ Bunker” karena menjadi tempat tinggal sejumlah tokoh bisnis dan miliarder dunia. Keamanan kawasan ini sangat ketat, dengan akses terbatas dan pengawasan yang dijaga secara khusus.
Dalam beberapa pekan terakhir, Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, dilaporkan sering terlihat berkeliling mencari properti di Florida Selatan. Aktivitas tersebut memicu spekulasi bahwa pasangan tersebut tengah mencari rumah baru di kawasan tersebut. Spekulasi itu akhirnya terjawab setelah laporan menyebutkan bahwa mereka telah membeli sebuah kompleks properti yang masih dalam tahap pembangunan di Indian Creek.
Properti yang dibeli tersebut merupakan sebuah compound atau kompleks hunian luas yang berdiri di tepi laut dengan dermaga pribadi. Lokasinya memungkinkan akses langsung ke perairan sekitar Miami. Proyek pembangunan rumah ini diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat, sehingga pasangan tersebut kemungkinan baru dapat menempatinya setelah konstruksi rampung.
Penjual properti tersebut adalah pasangan Aaron Rollins dan Marine Rollins. Aaron Rollins dikenal sebagai seorang dokter bedah kosmetik, sementara Marine Rollins bekerja sebagai agen real estate. Mereka sebelumnya memasang properti tersebut di pasar pada November lalu dengan harga permintaan sekitar 200 juta dolar AS.
Meski harga awal yang diminta lebih tinggi, kesepakatan akhirnya tercapai pada angka sekitar 170 juta dolar. Nilai ini tetap mencatatkan rekor baru untuk transaksi rumah di Miami-Dade County, melampaui berbagai penjualan properti mewah sebelumnya di wilayah tersebut.
Lonjakan harga properti mewah di Florida Selatan dalam beberapa tahun terakhir memang menjadi perhatian banyak pengamat pasar real estate. Sejumlah miliarder, investor teknologi, hingga tokoh bisnis global mulai memindahkan sebagian aset properti mereka ke wilayah ini. Faktor seperti pajak yang relatif lebih rendah, iklim yang hangat, serta gaya hidup tepi pantai menjadi daya tarik utama.
Selain itu, Florida juga semakin populer di kalangan eksekutif teknologi sejak pandemi. Banyak perusahaan teknologi besar mulai menerapkan sistem kerja yang lebih fleksibel, sehingga para pemimpin perusahaan tidak lagi harus tinggal di pusat teknologi seperti Silicon Valley.
Bagi pasar properti lokal, transaksi bernilai sangat besar seperti ini sering kali memberi dampak luas. Penjualan dengan nilai rekor dapat mendorong kenaikan harga properti di area sekitar, terutama di segmen hunian super mewah. Hal ini juga meningkatkan reputasi kawasan tersebut sebagai destinasi utama bagi pembeli properti kelas atas dari seluruh dunia.
Kehadiran tokoh bisnis global seperti Zuckerberg juga semakin memperkuat citra Indian Creek sebagai salah satu komunitas paling eksklusif di Amerika. Pulau tersebut hanya memiliki sekitar beberapa puluh properti hunian, serta dilengkapi fasilitas seperti lapangan golf privat dan sistem keamanan tersendiri.
Dengan transaksi ini, daftar properti mewah yang dimiliki Zuckerberg kembali bertambah. Pendiri perusahaan teknologi Meta tersebut sebelumnya juga dikenal memiliki beberapa rumah bernilai tinggi di berbagai lokasi di Amerika Serikat, termasuk di California dan Hawaii.
Pembelian kompleks rumah di Indian Creek menjadi salah satu transaksi real estate paling mencolok pada tahun ini, sekaligus menegaskan bahwa pasar properti mewah di Florida Selatan masih terus menarik minat para miliarder dunia.

